Program Studi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menghadirkan kegiatan akademik berbasis praktik industri melalui kegiatan kuliah tamu bertajuk “Best Practices Warehousing Management in Supply Chain” yang diselenggarakan di Aula GKB IV Lantai 4 pada Minggu (12/04/2026). Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa angkatan 2023 yang sedang menempuh mata kuliah Supply Chain Management.
Kuliah tamu ini menghadirkan dua praktisi sekaligus alumni Teknik Industri UMM, yaitu Umar Badar Rifa’i, S.T dan Achmad Abdul Rozaq Listiyono, S.T. Kehadiran para alumni tersebut menjadi bentuk nyata kontribusi alumni dalam mendukung penguatan kompetensi mahasiswa melalui transfer pengalaman dan praktik industri secara langsung.
Pada sesi pertama, Umar Badar Rifa’i, S.T membawakan materi mengenai sistem pergudangan (warehouse system) dalam industri manufaktur. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa warehouse tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan barang, tetapi juga menjadi bagian penting dalam sistem rantai pasok yang mendukung kelancaran operasional perusahaan. Materi yang disampaikan mencakup klasifikasi gudang, proses penerimaan barang (receiving), penyimpanan (storage), distribusi, hingga pengendalian inventory berbasis sistem manajemen pergudangan (Warehouse Management System/WMS).
Selain itu, mahasiswa juga diperkenalkan pada implementasi sistem industri seperti FIFO, FEFO, dan konsep 5S dalam pengelolaan warehouse modern. Tidak hanya membahas aspek teknis, pemateri turut menekankan pentingnya kompetensi sumber daya manusia di bidang pergudangan, seperti kemampuan problem solving, komunikasi, manajemen inventory, hingga adaptasi terhadap perkembangan teknologi industri.
Sementara itu, pada sesi kedua, Achmad Abdul Rozaq Listiyono, S.T menyampaikan materi mengenai praktik warehouse management dalam sistem supply chain modern. Dalam paparannya, beliau menjelaskan bahwa warehouse saat ini telah berkembang menjadi pusat distribusi, pusat konsolidasi, sekaligus pusat informasi data persediaan yang berperan penting dalam menjaga efektivitas operasional bisnis.
Mahasiswa memperoleh wawasan mengenai berbagai strategi pengelolaan gudang modern, seperti penerapan strategi ABC dan fast moving product, pengendalian overstock, material handling, hingga pengendalian kualitas gudang melalui standar 6S dan continuous improvement. Selain itu, mahasiswa juga dikenalkan pada implementasi teknologi dan otomasi pergudangan seperti Automated Storage and Retrieval System (ASRS) dan Multi Lane Free Flow (MLFF) yang saat ini banyak diterapkan di industri untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi operasional warehouse.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis terkait supply chain management, tetapi juga mendapatkan gambaran nyata mengenai praktik operasional warehouse di dunia industri. Kuliah tamu ini sekaligus menjadi bentuk penguatan link and match antara dunia akademik dan industri, sehingga mahasiswa Teknik Industri UMM diharapkan semakin siap menghadapi tantangan dunia kerja yang terus berkembang.
Kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari mahasiswa melalui sesi diskusi dan tanya jawab interaktif bersama para narasumber. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Program Studi Teknik Industri UMM terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran aplikatif yang relevan dengan kebutuhan industri modern dan perkembangan teknologi supply chain saat ini.