Malang — Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai kegiatan halal bihalal dan temu alumni yang diselenggarakan oleh Program Studi Teknik Industri UMM pada Minggu (12/4). Kegiatan ini menjadi momen istimewa bagi para alumni untuk kembali ke kampus, menyambung silaturahmi, serta berbagi pengalaman setelah terjun di dunia kerja.

Tidak sekadar menjadi ajang reuni, kegiatan ini juga menghadirkan ruang interaksi yang bermakna antara alumni dan civitas akademika. Hadir dalam kesempatan tersebut Eriko bersama sejumlah alumni dari berbagai sektor industri, serta Dr. Dana Marsetiya Utama yang turut menyambut dan berdialog langsung dengan para peserta.

Dalam suasana yang cair dan penuh kekeluargaan, para alumni berbagi pengalaman profesional mereka, mulai dari tantangan di dunia kerja hingga kompetensi yang dinilai penting untuk terus dikembangkan. Diskusi yang berlangsung tidak hanya menjadi ajang nostalgia, tetapi juga ruang bertukar gagasan yang konstruktif.

Ketua Umum IKA Alumni, Eriko, menegaskan bahwa kegiatan seperti ini memiliki makna lebih dari sekadar silaturahmi. Menurutnya, temu alumni menjadi jembatan penting untuk menjaga keterhubungan sekaligus memperkuat kontribusi alumni terhadap almamater. “Melalui forum seperti ini, alumni tidak hanya kembali untuk bertemu, tetapi juga berbagi pengalaman dan memberikan perspektif nyata dari dunia industri,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Kaprodi Teknik Industri UMM, Dr. Dana Marsetiya Utama. Ia menekankan bahwa kehadiran alumni memberikan nilai strategis bagi pengembangan program studi. Masukan yang diberikan menjadi cerminan kebutuhan nyata di lapangan, sehingga dapat memperkaya proses pembelajaran dan meningkatkan relevansi lulusan dengan dunia kerja.

Lebih jauh, berbagai diskusi yang mengemuka dalam kegiatan ini menyoroti pentingnya penguatan kompetensi global, pengalaman praktis melalui dunia industri, serta kesiapan menghadapi transformasi digital. Perspektif yang disampaikan alumni menjadi gambaran nyata dinamika industri saat ini, sekaligus menjadi inspirasi bagi pengembangan pendidikan yang lebih adaptif.

Melalui kegiatan halal bihalal dan temu alumni ini, terbangun tidak hanya hubungan emosional, tetapi juga sinergi yang berkelanjutan antara alumni dan kampus. Silaturahmi yang terjalin menjadi fondasi penting dalam menciptakan ekosistem akademik yang relevan, responsif, dan berdampak.

Lebih dari sekadar pertemuan tahunan, kegiatan ini menegaskan bahwa alumni memiliki peran strategis sebagai mitra dalam pengembangan institusi. Dari ruang-ruang pertemuan yang hangat, lahir gagasan, kolaborasi, dan komitmen bersama untuk terus membawa Universitas Muhammadiyah Malang menjadi kampus yang adaptif dan selaras dengan kebutuhan zaman.

By: HUMAS TI UMM